Kamis, 30 Juni 2011

MUHASABAH CINTA

JIKA CINTA PADA MANUSIA saja dapat kita TEBUS dengan harta, dan nyawa…, jiwa dan raga…
BAGAIMANA PULA dengan ALLAH yg telah MENCIPTAKAN KITA?
Yang KITA SUDAH BERSAKSI, BERJANJI pada DIA dan RASULNYA

jika cinta itu butuh pengorbanan
biar saja kekejaman zaman, dan bahkan buah pikiran – pikiran yang menyimpang menjadi bukti kesungguhan

di atas Ridho dan Restu-NYA kini jiwa kecil itu memulai langkahnya…
tak mudah tak menjadikan arti baginya susah…
patah dalam hari yang bergerilya dengan waktu…
adalah sbuah kewajaran yg akan meninggalkan sbuah  pelajaran…

dan adakah yang lebih indah ketika CINTA itu BENAR BERTASBIH?
Bukan pada egonya nafsu…
Bukan pula menempatkan perasaan atas nama AGAMA dan ILLAH nya…
Tapi benar UTUH kembali pada sang PENCIPTA RASA dan  PENGOLAH  JIWA…

ku jadikan keterbatasan waktu ini yang ‘kan membingkis  segala perih, suka, dan dukaku




Adakah pernah KITA sejenak sadari..

bahwa setiap mereka yang KITA cintai, jiwanya berada dalam genggamanNYA? Dan ketahuilah bagi KITA SEMUA  bahwa ALLAH saja yang BERKUASA atas SEGALA SESUATU.

Dari Abu Hurairah radhiallahuanhu dia berkata : Rasulullah saw bersabda :

Sesungguhnya Allah ta’ala itu baik, tidak menerima kecuali yang baik. Dan sesungguhnya Allah memerintahkan orang beriman sebagaimana dia memerintahkan para rasul-Nya dengan firmannya :

Wahai Para Rasul makanlah yang baik-baik dan beramal shalehlah.
Dan Dia berfirman : Wahai orang-orang yang beriman makanlah yang baik-baik dari apa yang Kami rizkikan kepada kalian. Kemudian beliau menyebutkan ada seseorang melakukan perjalan jauh dalam keadaan kumal dan berdebu.

Dia memanjatkan kedua tangannya ke langit seraya berkata : Ya Robbku, Ya Robbku, padahal makanannya haram, minumannya haram, pakaiannya haram dan kebutuhannya dipenuhi dari sesuatu yang haram, maka (jika begitu keadaannya) bagaimana doanya akan dikabulkan.
 ( Hadist Riwayat Muslim).

Hasbunallah wani’mal wakil
 La haulla wa laa quwatta illa billah


sekarang haruskah lagi ku membuat senduan  kesemuan CINTA?
sementara ku tahu pasti dan ku faham betul
itu bukan TIDAK PENTING, tapi ITU BUKAN YANG UTAMA
AMANAH hidup ini jauh lebih besar dengannya kita berperan bersama sbuah IMAN






Kita pernah dan bahkan sering menangisi  kekelaman kisah dan cerita cinta dengan seseorang yang kita cintai, tapi sadarlah kini, apakah kita pernah dan sesering itu pula menangisi rasa bersalah kita dan dosa kita  pada cinta yang semestinya KITA JAGA ini?

Cinta yang ALLAH bagi , bukan hak “pasti” bagi kita wahai hati yang mengerti, karena itulah hanya ALLAH saja yang membolak – balikkan hati manusia.


Cinta itu fitrah, Kemuliaan yang AGUNG dan TERTINGGI dari sang MAHA PEMBERI

Dan pantaskah kita ? jikalau yang diinginkan kita adalah suatu KEBERKAHAN namun “cara – cara” yang kita guna saat ini adalah suatu hal yang “jelas” di  tentang oleh ajaran AGAMA dengan ke –HAQ-annya? Apakah masih pantas kita menerima “rahmah” itu

 IMAN adalah LISAN , HATI, dan PERBUATAN


Wahai nurani yang bening dan bahkan lebih bening dan dari tetesan embun pagi
 Ku sampaikan padamu sesuatu yang kini membuatku lebih tegar dari masa kelamku
Perenungan tidak hanya sampai pada air mata yang menetes karena sebuah “penyesalan…”
Karena sebuah “taubat”  juga tidak akan terlaksana jika hanya sampai pada kata yang terucap

JIKA mengaku cinta, maka buktikanlah… cinta KITA …


JIKA bersaksi… maka berlakulah sebagaimana saksi yang jujur…,


yang patuh untuk menyampaikan dan membawa apa – apa yang di benarkan olehNYA…

 kembalilah, kembalilah pada yang dikatakan hati kecil itu…


sungguh ALLAH itu MAHA PENGAMPUN bagi hamba-NYA yang bersegera memperbaiki diri dari segala kekhilafannya…, JANJI ALLAH MAHA BENAR bagi orang – orang yang beriman

CINTA yang murni dan suci itu adalah amanah bagi KITA…, dan amanah adalah tanggung jawab yang BESAR.

Dan sesuatu yang BESAR, tak akan dapat kita kuat mengangkatnya tanpa ijin-NYA, maka kembalilah kita padaNYA atas segala ikhtiar dan DOA

Luruskan niat, dan jagalah kebaikkan pada hati ini





Cinta itu adalah FITRAH ILLAHI RABBI

MAHA SUCI ALLAH YANG TELAH MEMBERIKAN SEMUA INI

tapi adakah pemberian itu selalu dilepas tanpa sebuah AMANAH? Tanpa adanya UJIAN?

cinta itu diberikan karena untuk dijaga dan dilestarikan, ia memiliki tempat yg layak baginya....

bukan tempat untuk menjual JANJI MURAH yg berasaskan sebatas dari HATI dan KETULUSAN semata..

HATI itupun perlu ditempa dengan IMAN agar IA DAPAT MENGENAL KEBENARAN dengan KEBENARAN, karena KEBENARAN memiliki CAHAYA ( Mu'adz bin Jabal)

tidak ada nama CINTA yg berujung DUSTA, jika dalam jalan ALLAH KITA telah lurus untuk melangkahkan kaki ini bersama perintah dan petunjuk-NYA

“Takutlah kepada Allah. Laksanakan kewajiban Anda kepada Allah dan mohonlah ampun kepada-Nya, sebab tidak semua orang yang melaksanakan kewajibannya kepada Allah dapat melakukannya dengan sebaik-baiknya.

SYARAT-SYARAT MENJADI KEKASIH ALLAH


Assalamu'alaykum Warrahmatullahi Wabarrakatuh....

ALI IBN ABI TALIB bercerita:
...
Suatu hari di Masjid Nabawi RASULULLAH mengajari IBN ABBAS perihal capaian2 dan syarat2 seseorang untuk menjadi kekasih Allah:

Jagalah hak dan kewajibanmu terhadap ALLAH, ALLAH akan menjagamu

Jagalah hak dan kewajibanmu terhadap ALLAH, Dia akan menyertai setiap langkah dan usahamu.

Jika kau meminta, mintalah kepada ALLAH.

Jika kau memohon pertolongan, mohonlah kepada ALLAH.

Ketahuilah; seandainya semua umat berkumpul untuk memberimu kebahagian, ingatlah bahwa kebahagian tidak akan pernah terwujud kecuali ALLAH sudah menentukan terhadap dirimu.

Dan seandainya segenap manusia berusaha mencelakakanmu, hal itu tidak akan pernah terjadi kecuali ALLAH telah menggariskan mara bahaya itu terhadapmu.

Jagalah hak dan kewajiban terhadap ALLAH, Dia akan selalu berada di depanmu.

Ingatlah akan ALLAH pada saat kau lapang dalam kesenangan, dan ALLAH akan mengingatmu dalam kesedihan dan himpitan.

Ketahuilah apa yang menimpamu, bukanlah hukuman atas kesalahanmu, dan kesalahanmu belum tentu menyebabkan musibahmu..

Sesungguhnya bersama kesedihan itu ada kesenangan.
Sesungguhnya bersama kesempitan itu ada kelapangan.
Sesungguhnya bersama kesusahan itu ada kemudahan.
Sesungguhnya kesabaran akan melahirkan kemenangan.


IMAM ASY-SYAFII berkata dalam bait-bait syairnya:

Tiada persinggahan bagi seorang insan setelah kematiannya, kecuali persinggahan yang sudah dibangunnya sebelum kematian.

Bila pondasi persinggahan itu dibangun dengan kebaikan, akan kokoh.
Jika dibangun dengan amal keburukan, akan rapuh.

Nafsu mendorong untuk mencintai dunia.
Sedangkan kebahagian adalah meninggalkan kesenangan duniawi.

Bergegaslah untuk menanam ketakwaan diri,
Maka kau akan memetik buahnya setelah kematian.

Jika semua laku seseorang, lahir maupun batin, sudah (sampai) pada purna tawajjuh-nya, maka kasih ALLAH akan selalu menyertainya, ALLAH akan menyibakkan tirai karamah (kelebihan) dan ilmu-ilmu ALLAH yang tersirat.

Semua itu lahir dari buah ketulusan dan keikhlasannya dalam beribadah, dan ALLAH mengganti ketulusan itu dengan Taufiq-Nya.

Dan bila kesalehan ritual itu disertai dengan kesalehan sosial, Allah akan menuntun pendengaran dan pengelihatan kekasih-Nya kepada hal-hal yang dicintai-Nya

"ALLAH adalah pemimpin bagi orang-orang yang beriman, yang membawa mereka dari jalan kegelapan menuju jalan terang benderang.(Q.S. 2:257)


Sumber: Hadiqah al-Awliya (Tajuddin Naufal)

IKHLAS

Assalaamu'alaykum warahmatullahi wabarokatuh

Bismillah

kasih sayang itu tidak berbatas
menembus ruang dan waktu
dan Kehendak Allah itu tiada yang mustahil
ketika hari ini rasa "asih" itu kian menyerbak dalam jiwa KITA
maka itulah anugerah terindah, dan amanah yg musti kita jaga

dan cintailah
sayangilah jiwa - jiwa yang BERARTI bagi kita semua

Sungguh, Kesabaran itu tak pernah berbatas..
Yakinkan dirimu bahwa tak akan ada kata “Kesabaranku sudah habis” keluar dari mulutmu
Karena ikhlas itu tak pernah boleh berakhir…
Yakinkan dirimu bahwa tak pernah ada kata “Aku sudah tak sanggup lagi” mengalir dalam bibirmu
Karena tugasmu sebagai Abdi Rabbmu..tak akan pernah selesai

Yakinkan dirimu bahwa Rabb-Mu Maha Adil
Yakinkan dirimu bahwa engkau mencintai-Nya..
Yakinkan dirimu bahwa engkau mati hanya untuk-Nya..
Yakinkan dirimu bahwa tak pernah ada sesuatu dan seseorang dalam hatimu kecuali DIA.
Dan akhirnya…keikhlasan itu pun hadir….

Ketika kehendakmu tak sejalan dengan kehendak-Nya…
Biarkan kehendak-Nya yang berjalan atas hidupmu
Karena kehendak-Nya adalah kebaikan untukmu

Ketika inginmu tak sesuai dengan ingin-Nya
Biarkan ingin-Nya menjadi skenario terbaik bagi hidupmu
Karena Dia Mahatahu segala hal tentang dirimu..

Biarkan tangisan mengobati kekecewaanmu
Bukan kecewa pada Robb-Mu..
Tapi kekecewaan pada dirimu sendiri
Karena tak mampu berdiri diatas ingin-Nya..

♥♥.•*´¨`*•. (`'•.¸ (`'•.¸*¤* ¸.•'´) ¸.•'´) .•*´¨`*•.♥♥ ♥

Demi masa.
Sesungguhnya manusia itu benar-benar berada dalam kerugian,
kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh dan nasihat menasihati supaya menaati kebenaran dan nasihat menasihati supaya menetapi kesabaran.
Q. S Al Asr ( 103 : 1- 3 )

hidup tak akan berhenti sekalipun engkau mati
karena waktu belum terbatas dari sang "pemegang kunci" di atas segala kunci...
berjalanlah dgn dirimu
dan bawalah hari kemarin untuk bingkisan kuatmu di hari depan

selangkahlah lebih BIJAK hari ini,
karena tidak ada kesalahan yg sama kecuali dilakukan orang yang belum dewasa


SMOGA BERMANFAAT ^__^